Selasa, 27 November 2012

Istilah-istilah Forex



Berikut adalah sejumlah istilah-istilah Forex yang perlu Anda ketahui.

adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika  pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex 'Spot' (jual beli terjadi ditempat - serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.

Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular 
Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa  sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan

adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 - 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100.  Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.
Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.

Adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.
Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 =  USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 100.000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 1000.

adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali.

adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita. Baca lebih jauh di Two Way Opportunity.

Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata 'match' atau 'ada lawannya', contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi.  Jadi selama pesanan belum 'match' maka namanya tetap order namun sesudah 'match' maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya).

Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 - 9500 = +500 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +500 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata).

adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.
  
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.

adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.

adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar adalah 9000 dan memiliki batas harga atas (resistance) 10.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.000 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 10.000.

adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 8.500 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 8.500 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 8500 tapi selama belum menyentuh 8500 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 8500 (support) dan di bawah 10.000.(resistance).

adalah sebuah perangkat analisa teknikal untuk mengetahui trend sekaligus support-ressisten harga.

Buy, Sell, Spread dan Cara Membaca Quotes pada Forex


Dunia forex tidak lepas dari Buy dan Sell (Beli dan Jual). Setiap trader memiliki kebebasan untuk melakukan salah satu aksi diatas yang menurutnya benar untuk memperoleh profit. Buy dapat juga dipadankan dengan Bid atau Long dan Sell dipadankan dengan Offer atau Short. Jadi jika Anda membaca sebuah artikel mengenai forex dan disana disebutkan istilah Bid atau Long, tidak perlu bingung karena kedua istilah tersebut sama artinya dengan Buy atau Beli.

Membaca quotes sangatlah mudah. Namun jika kita belum mengerti bisa membingungkan juga. Quotes pada transaksi forex biasa ditulis bersamaan dengan pairs nya dan selalu berubah-ubah mengikuti pasar dari waktu ke waktu (running/ real time).

Cara membacanya cukup sederhana bila kita mengingat dua hal ini:
  1. Mata uang yang pertama disebutkan adalah mata uang base-nya (base currency).
  2. Base currency nilainya selalu 1. 
Sebagai contoh: USD/CHF 1.4623 berarti 1 Dollar AS nilainya adalah 1.4623 Swiss Franc. Apabila Dolar pada waktu berikutnya nilai USD/CHF 1.4630 itu berarti Dollar AS menguat 7 point karena bisa membeli lebih banyak Swiss Franc.

Setiap pairs ada dua harga yang ditampilkan yaitu harga beli (bid) dan harga jual (offer). Selisih diantara keduanya disebut spread. Jadi, bila kita memakai contoh diatas, USD/CHF 1.4623/28 itu artinya harga jual Dollar AS adalah 1.4623 Swiss Franc dan harga belinya 1.4628. Spread disini nilainya 5 (..28 -..25 = 5).

Spread ditentukan oleh pialang dan nilainya berbeda-beda antara pialang satu dengan yang lain. Makin kecil spread makin baik bagi investor. Pada pialang yang kami referensikan memiliki spread yang kompetitif, seperti pada MB Trading (spread sesuai market) dan Gain Capital (spread fix).

market-asia.jpg

Jika Anda adalah orang baru dalam dunia bursa, maka Anda akan menemui berbagai istilah asing yang terdengar janggal ditelinga. Untuk itu, belajarforex telah menyiapkan kamus sederhana mengenai istilah-istilah asing dalam dunia forex yang dapat Anda akses melalui blog ini.

Senin, 29 Oktober 2012

Analisa Fundamental Yang Paling Akurat

Nilai suatu Credit Default Swap (CDS) pada saat ini telah menjadi salah satu indikator fundamental yang paling dicari oleh para investor besar dan para fund manager diseluruh dunia. Suatu nilai credit default swap sebuah negara bisa menjadi acuan sebagai indikator forex yang paling akurat dalam memprediksi pergerakan mata uang negara tersebut, baik itu dalam medium ataupun long-term. Mengapa bisa begitu? silahkan anda simak ulasannya dibawah ini.


Pengertian Credit Default Swap
Credit default swap ialah suatu perjanjian jual beli dimana seorang penjual akan memberikan jaminan asuransi kepada pihak pembeli, bahwa dana pinjaman yang dikeluarkannya dipastikan akan dibayar.

Untuk lebih simpelnya, skema credit default swap saya gambarkan dengan sangat sederhana sebagai berikut :


pada umumnya Credit default swap dilakukan oleh pihak bank, lembaga keuangan dan firma keuangan lainnya dan investor yang memiliki dana besar, bank sentral bahkan suatu negara sekalipun.

CDS Sebagai Analisa Forex
Pada contoh skala besar yang terdapat pada saat ini ialah dimana CDS suatu negara bisa digunakan untuk memprediksi arah dari pergerakan mata uang dari negara tersebut dimasa yang akan datang. Krisis Eropa yang sedang terjadi dan menjadi sorotan masalah, ialah yang terjadi pada Yunani, Portugal, Spanyol dan Italia yang mana membuat nilai CDS negara tersebut menjadi perhatian para investor serta analis market.

Semakin tinggi nilai CDS dari negara tersebut, maka akan semakin tinggi pula resiko yang dialami negara tersebut. Artinya, Krisis yang terjadi pada negara tersebut akan berdampak kepada nilai CDS, maka resiko negara tersebut untuk bangkrut dimata investor juga semakin tinggi. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan turunnya kepercayaan investor yang berdampak kepada lemahnya nilai mata uang negara tersebut.
Berikut adalah kondisi CDS terkini yang saya miliki dari negara-negara zona Eropa yang “bermasalah” dan beberapa negara lainnya :

Dimana dapat kita lihat, 5 tahun CDS dari Negara Portugal, Yunani, Italy serta Spanyol berada pada kondisi terakhir yang tiba-tiba mengalami pelonjakan secara tajam. Ini menandakan bahwa dalam medium-term hingga long-term, persoalan krisis Eropa ini masih akan menjadi berita utama dan akan terus berpotensi untuk menekan mata uang euro.

5 tahun CDS yang terdapat pada Negara Timur Tengah, seperti Bahrain, Saudi Arabia, Maroko dan Turkey yang juga memperlihatkan sebuah grafik kenaikan. Hal ini menandakan bahwa ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika mengenai masalah senjata nuklir pada zona Timur Tengah saat ini masih menjadi isu yang penting. Hal ini bisa mensupport harga Crude Oil menguat ditengah lemahnya permintaan Crude Oil sebagai akibat dari krisis global.

Dengan mengamati nilai CDS suatu negara, maka dapat saya simpulkan bahwa credit default swap sebagai indikator forex yang paling akurat. Dimana Kedua grafik Credit Default Swap yang terdapat diatas memberikan kepada kita bahwa suatu “big picture” dari analisa fundamental untuk melihat market secara jelas. Gambaran market yang tanpa terkontaminasi oleh berita-berita harian serta media yang terkesan mengaburkan kondisi market yang sebenarnya sedang terjadi.

PERBEDAAN ANALISA FUNDAMENTAL DAN TEKNIK ANALISA


ANALISA TEKHNIK


Analisis teknikal bisa membantu kita untuk mengindentifikasi level BUY maupun SELL, berikut dengan target profit dan batasan resikonya.
Dasar Analisis Teknikal
Ada 3 asumsi dasar dalam analisis teknikal:
1.    Market action discounts everything
Arti dari kalimat ini kira-kira adalah hal apapun yang bisa mempengaruhi pergerakan harga baik itu data fundemantal, situasi politik, dan lain-lain akan tercermin dalam pola pergerakan harga di pasar. Oleh karena itu para teknikalis (orang yang hanya berpedoman pada analisis teknikal) beranggapan bahwa yang penting bagi mereka adalah ke level berapa harga akan bergerak, bukan mengapa harga bergerak.
2.    Prices move in trend
Arti kalimat ini cukup jelas bahwa harga selalu bergerak dalam suatu trend atau arah tertentu, baik itu naik, turun, atau datar-datar saja. Yang perlu diketahui adalah di mana batasan-batasan tren itu sendiri, dan kapan kira-kira tren itu akan berhenti. Kita akan mempelajari mengenai tren harga (price trends) dalam chapter analisis teknikal ini.
3.    History repeats itself
Sejarah selalu berulang, begitulah bunyi teori ini. Yang dimaksud dengan selalu berulang bukanlah level harga tertentu. Misalnya, kemarin harga berada di 16200, maka meskipun sekarang harga turun ke 12000, besok atau lusa atau tahun depan pasti harga itu akan muncul lagi. Meskipun bisa saja terjadi, namun hal tersebut bukanlah madsud dari teori ini.
Yang selalu berulang adalah pola. Pergerakan harga membentuk pola-pola tertentu yang ternyata cenderung mucul dan muncul lagi dari waktu ke waktu. Hingga akhirnya para teknikalis bisa memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya berdasarkan sejarah yang terjadi ketika pola yang sama muncul.



ANALISA FUNDAMENTAL

Berbicara tentang analisis fundamental, berarti kita akan menyentuh semua hal mengenai penyebab pergerakan harga, diantaranya adalah data-data dan berita yang berkaitan erat dengan perekonomian

Dengan mengetahui efek data ini terhadap suatu pergerakan harga, kita bisa mengambil keputusan dengan lebih obyektif. Ada beberapa berita dan data ekonomi yang perlu kita ketahui. Data-data ini kerap memberikan efek yang cukup bisa mempengaruhi pergerakan harga.
Data-data fundamental yang akan kita gali kali ini adalah data-data dari Amerika Serikat. Apa sebabnya? itu karena kondisi perekonomian pemilik 50 negara bagian tersebut sangat bisa mempengaruhi keadaan perekonomian negara-negara lain di dunia.
DataInformasiPengaruh terhadap pergerakan hargaJika bertambahJika berkurang
Unemployment RateMengukur pertambahan atau penurunan tingkat pengangguran.BesarBurukBaik
Non-Farm PayrollMengukur pertumbuhan di sektor tenaga kerja di luar sektor pertanian. Biasanya diumumkan bersamaan dengan Unemployment Rate setiap hari Jumat pertama setiap bulannya pukul 19.30 WIB.BesarBaikBuruk
Initial (Jobless) ClaimsMengukur klaim atas jaminan sosial untuk pengangguran.BesarBurukBaik
Retail SalesMengukur tingkat penjualan di tingkat eceran.BesarBaikBuruk
Consumer ConfidenceMengukur tingkat kepercayaan konsumen.MenengahBaikBuruk
Consumer Price Index (CPI)Mengukur tingkat harga yang sampai pada konsumen. Merupakan salah satu indikator inflasi.BesarBaik bagi mata uang. Bagi saham, efeknya bisa tak pastiBuruk bagi mata uang
Producer Price Index (PPI)Salah satunya untuk mengukur berapa besar biaya produksi yang dibutuhkan oleh para produsen.
Juga merupakan salah satu indikator inflasi.
BesarBaik bagi mata uang. Bagi saham, efeknya bisa tak pastiBuruk
New Home SalesMengukur tingkat penjualan rumah baru.BesarBaikBuruk
Existing Home SalesMengukur tingkat penjualan rumah bekas.BesarBaikBuruk
Housing Starts & Buliding PermitsMemberikan informasi mengenai pengabulan izin untuk mendirikan bangunan.MediumBaikBuruk
International Trade (Trade Balance)Mengukur neraca perdagangan suatu negara. Dengan kata lain mengukur keuntungan atau kerugian dari kegiatan ekspor dan impor.BesarBaikBuruk
Gross Domestic Product (GDP)Merupakan indikatorBesarBaikBuruk
Durable Good OrdersMengukur tingkat pemesanan akan barang-barang tahan lama (durable). â€Å“Tahan lama” di sini maksudnya adalah masa pemakaian normalnya minimum 10 tahun.BesarBaikBuruk
Factory OrdersMengukur tingkat pemesanan barang-barang yang dihasilkan dari sektor industri manufaktur (pabrikan).BesarBaikBuruk
Interest Rate DecisionMerupakan pengumuman mengenai perubahan tingkat suku bunga acuan yang dilakukan oleh bank sentral.BesarBaik untuk mata uang (jangka pendek)Buruk untuk mata uang (jangka pendek)
Selain data-data di atas, ada beberapa faktor eksternal yang bisa mempengaruhi pergerakan pasar, misalnya: politik, keamanan, bencana, harga emas dan harga minyak dunia. Data fundamental memang bisa memberikan efek pada pergerakan harga setelah data itu diumumkan, namun efek sesungguhnya dari data tersebut masih bisa dirasakan sampai berhari-hari bahkan berminggu-minggu sesudahnya.
Berita yang dapat mempengaruhi pergerakan harga selain data-data ekonomi yang terjadwal diantara lain adalah berita-berita yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, politik, pernyataan pejabat bank sentral, bahkan faktor force majorseperti bencana alam, hingga yang paling terburuk seperti perang dan bencana alam. Berkaitan dengan bank sentral, berikut adalah daftar beberapa pejabat bank sentral utama dunia.

MENGENAL TREND DALAM FOREX TRADING


Strategi terbaik dalam bertransaksi adalah melakukan transaksi yang searah dengan trend. Sederhananya adalah jika trend-nya naik posisi paling aman adalah buy, sedangkan jika trend sedang turun sebaiknya kita mengambil posisi sell.
Secara garis besar, trend dibagi menjadi 3:
1.    Uptrend
Up berarti naik maka Uptrend berarti pasar sedang dalam tren kenaikan harga. Secara teknikal, uptrend bisa  kita kenali dari grafik yang arahnya menanjak dari kanan ke kiri. Jika kita gambarkan, bentuknya akan seperti ini:

Kita bisa melihat ada sederetan yang disebut puncak (P) dan lembah (L), diimana posisinya semakin tinggi dari pada puncak dan lembah sebelumnya. Dengan kata lain, uptrend berarti pergerakan harga yang berulang kali membentuk puncak dan lembah yang lebih tinggi daripada sebelumnya.
Contoh uptrend dalam grafik candlestick:

 2.    Downtrend
Down artinya turun, memperlihatkan bahwa pasar sedang dalam penurunan harga. Secara teknikal downtrend bisa kita kenali dari grafik yang arahnya turun dari kanan ke kiri. Jika digambarkan, bentuknya akan seperti ini.

Kita bisa melihat ada sederetan puncak (P) dan lembah (L) yang semakin rendah daripada puncak dan lembah yang sebelumnya. Dengan kata lain, downtrend berarti pergerakan harga yang berulang kali membentuk puncak dan lembah yang lebih rendah dibanding sebelumnya.
Contoh downtrend pada grafik candlestick:

3.    Sideway
Datar dan statis, itulah ciri dari pergerakan sideways. Sederhananya adalah, pergerakan harga tidak sedang berada dalam uptrend maupun downtrend.
Jika pada uptrend dan downtrend kita bisa melihat bahwa puncak dan lembah yang terbentuk selalu lebih tinggi atau lebih rendah daripada sebelumnya, maka pada keadaan sideways kita tidak bisa melihat dengan jelas.

Dari gambar di atas, kita bisa melihat bahwa ketika puncaknya (P) turun, lembahnya (L) tidak ikut turun, tapi malah naik. Begitu pula ketika lembah yang ke-3 turun, puncak yang ke-3 malah naik.
Contoh sideway pada grafik candlestick:

Bagaimana berita mempengaruhi Forex?

Pada artikel ini kita akan menutupi seperti faktor penting sebagai berita dan pengaruh mereka di pasar mata uang.Kami juga akan berkenalan dengan kalender peristiwa yang diharapkan utama yang relevan ketika menganalisis situasi pasar saat ini.

Selain sebagai berita acara ada juga hasilnya, dan itu bisa positif, negatif atau netral. Efek berita telah di pasar dapat bervariasi tergantung pada pertandingan atau perbedaan dengan ramalan.Jika berita itu bertentangan dengan tren pasar saat ini, dampaknya akan berlangsung selama beberapa jam. Jika mendukung tren, harga kemungkinan akan mempercepat dengan rebound lebih lanjut.


Indikator berita yang harus dipertimbangkan ketika menganalisis situasi pasar tercantum di bawah ini.

 KOTOR NASIONAL PRODUKKegunaan: 1;
 Dirilis Oleh: Biro Analisis Ekonomi (BEA);Karena: 20-30 bulan;Frekuensi: laporan triwulanan (bulanan revisi);Volatilitas: menengah;Komentar: ini adalah salah satu indikator yang paling relevan karena memberikan pandangan yang paling komprehensif dari kegiatan ekonomi.

PRODUK DOMESTIK BRUTOKegunaan: 1; 

Dirilis Oleh: Biro Analisis Ekonomi (BEA), US Departemen Perdagangan;Karena: 20-30 bulan;Frekuensi: laporan triwulanan (bulanan revisi);Volatilitas: menengah;Komentar: ini adalah salah satu indikator yang paling relevan karena memberikan pandangan yang paling komprehensif dari kegiatan ekonomi.

NERACA PERDAGANGANKegunaan: 1; 

Dirilis Oleh: Biro Analisis Ekonomi (BEA), US Departemen Perdagangan;Karena: 15-17 bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: moderat.

KERJA & PENGANGGURANKegunaan: 1; 

Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Karena: 1st-7 hari kerja bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: menengah;Komentar: prediksi indikator lainnya dapat didasarkan pada satu ini.

INDUSTRI PRODUKSI DAN PEMANFAATAN KAPASITASKegunaan: 2; 

Dirilis Oleh: Dewan Gubernur Federal Reserve System;Karena: 14-17 bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: rendah;Komentar: ini biasanya memiliki dampak kecil pada tukar mata dan tergantung pada situasi ekonomi saat ini.
PENJUALAN ECERANKegunaan: 2;Dirilis Oleh: Biro Analisis Ekonomi (BEA), US Departemen Perdagangan;Karena: 9-16 hari kerja bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: menengah;Pasar tanggapan: dampak tergantung pada situasi ekonomi saat ini;Komentar: itu mencerminkan tingkat inflasi.


PRODUSEN HARGA INDEKSKegunaan: 2;Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Karena: 9-16 hari kerja bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: menengah;Pasar tanggapan: dampak tergantung pada situasi ekonomi saat ini;Komentar: ketika yang dirilis bersamaan dengan IHK pentingnya PPI menimbulkan ke 1. Indikator ini mencerminkan tingkat inflasi.


Indeks Harga Konsumen (IHK)Kegunaan: 2;Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Karena: 15-21 bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: sedang;Komentar: ketika yang dirilis bersamaan dengan PPI pentingnya IHK menimbulkan ke 1. Indikator ini mencerminkan tingkat inflasi.


PRIBADI PENDAPATAN DAN PENGELUARAN KONSUMSIKegunaan: 2; 

Dirilis Oleh: Biro Analisis Ekonomi (BEA), US Departemen Perdagangan;Karena: 22-31 bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: sedang;Komentar: indikator ini sangat penting karena ia mendefinisikan lebih dari setengah PDB.

CAR PENJUALANKegunaan: 3; 

Dirilis Oleh: produsen mobil;Karena: hari pertama dan ketiga setelah periode berakhir;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: menengah;Komentar: ini adalah salah satu indikator pertama di bulan. Ini adalah indikator utama dan memprediksi perubahan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

NASIONAL ASOSIASI PURCHASING MANAGER "S INDEX (NAMP)Kegunaan: 3; 

 Dirilis Oleh: Asosiasi Nasional Manajemen Pembelian;Karena: hari kerja pertama bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: menengah;Komentar: Indikator ini memberikan perkiraan yang komprehensif dari sektor manufaktur ekonomi.

Pesanan barang tahan lamaKegunaan: 3;

 Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Karena: 19-27 bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: sangat tinggi;Pasar tanggapan: rendah.

PENJUALAN 
RUMAH BARU 
Kegunaan: 3; 
Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Tempo: 28 saat bulan-4 bulan berikutnya;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: sedang;Komentar: ini adalah indikator utama. Volatilitas yang meningkat di musim dingin.

KONSTRUKSI ANGGARANKegunaan: 3; 

Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Karena: hari kerja pertama bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: tinggi;Komentar: data revisi mungkin berbeda secara signifikan.

PABRIK PERINTAH DAN PERSEDIAAN MANUFAKTURKegunaan: 4;

 Dirilis Oleh: Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja;Karena: hari terakhir bulan;Frekuensi: bulanan;Volatilitas: sangat tinggi;Pasar tanggapan: rendah.
Bilangan 1-4 mencirikan pentingnya indikator di pasar.

 Ada dua siklus indikator fundamental:- Siklus singkat: berlangsung selama kurang dari 24 jam dan, sebagai suatu peraturan, berikut berita tak terduga;- Siklus panjang: berlangsung dari beberapa minggu untuk beberapa tahun dan ini terkait dengan nasional umum dan iklim ekonomi global.Semua berita di pasar dilepaskan oleh lembaga terkemuka di dunia informasi seperti Reuters, Bloomberg, Financial Times, CNN dan CNBC. Semua informasi yang diterbitkan tersedia secara online. Pada situs lembaga 'Anda dapat menemukan jadwal berita fundamental karena dalam waktu 1-2 minggu, ia juga disebut kalender ekonomi. Hal ini memungkinkan pedagang untuk meramalkan fluktuasi pasar berdasarkan data akibat dan menanggapi mereka.

Pengertian Support dan Resistance dalam Forex


Jika kita melihat pergerakan harga, kita akan melihat bahwa harga tidak pernah bergerak dalam satu garis yang benar-benar lurus.


Harga naik dan turun adalah pemandangan yang wajar, namun jika kita perhatikan dengan lebih jauh lagi, maka kita bisa melihat harga trend pada saat itu. kita perhatikan lagi contoh trend pada bahasan sebelumnya. Naik dan turunnya pergerakan harga akan membentuk puncak dan lembah yang merupakan ciri dari sebuah tren. Kita bisa melihat bahwa harga selalu berhenti di satu titik puncak, turun lagi dan berhenti lagi di satu titik lembah, naik lagi dan berhenti lagi di puncak yang lain, dan seterusnya.
Harga-harga itu berhenti pada level-level tertentu yang disebut dengan support dan resistance. Kali ini kita akan membahas kedua level tersebut.
1.    Support 

Support adalah suatu level yang mampu menghentikan pergerakan harga yang turun. Pada level tersebut, demand lebih tinggi dari pada supply. Dengan kata lain, lebih banyak pembeli daripada penjual. Efeknya harga akan berhenti turun dan mulai merambat naik.
Titik titik tersebut akan berperan penting pada saat Anda sudah melakukan trading. Tanpa mengerti support maupun resistance, Anda seperti mencari jarum dalam jerami di kegelapan malam tanpa mengetahui berapa lama kah usia trend dan langkah apa yang harus ditempuh jika secara tiba-tiba keadaan berbalik.
Pada analisis teknikal, salah satu cara menentukan level support ini adalah dengan menggambar sebuah garis yang kita sebut dengan trendline
Misalnya, pada saat uptrend kita bisa menggambar trendline ini dengan cara menghubungkan minimal dua lembah. Contohnya bisa kita lihat dalam gambar berikut:
Garis merah itulah yang dimaksud dengan trendline yang berfungsi sebagai level support.
Pada gambar terlihat ada 4 lembah yang terhubung dengan trendline. Semakin banyak titik (lembah) yang bisa dihubungkan oleh trendline ini menjadikan ia sebagai level support yang semakin valid (kuat). Semakin kuat suatu level support, maka semakin besar kemungkinan harga akan memantul ke atas lagi ketika menyentuh level itu.
Kita telah mengerti bahwa posisi yang terbaik pada saat uptrend adalah posisi BUY. Nah, kita bisa memanfaatkan level support ini sebagai patokan. Level buy yang terbaik adalah yang sedekat mungkin dengan level support. Selama level support belum berhasil ditembus ke bawah oleh harga, maka harga masih bisa terus naik.
Hati-hati jika harga berhasil menembus level support ini, sebab ada kemungkinan uptrend akan berakhir, dan harga akan berhenti bergerak naik.
2.    Resistance
Bersebrangan dengan dari support, resistance adalah suatu level yang mampu menahan pergerakan harga yang naik. Pada level itu, supply justru lebih tinggi dari pada demand. Dengan kata lain, lebih banyak penjual dari pada pembeli. Akibatnya harga akan berhenti naik dan mulai bergerak turun.
Resistance juga dapat digambar dengan bantuan trendline. Bedanya dengan menggambar support adalah pada saat downtrend kita bisa menggambar trendline dengan cara menghubungkan minimal dua puncak. 
Contohnya bisa kita lihat dalam gambar berikut:
Di sini trendline berfungsi sebagai resistance.
Pada gambar terlihat ada 4 puncak yang terhubung. Seperti halnya support, semakin banyak titik puncak yang tehubung membuat resistance ini semakin kuat. Semakin kuat suatu level resistance, maka semakin besar kemungkinan harga akan memantul ke bawah lagi ketika menyentuh level itu.
Jika buy adalah posisi terbaik pada saat uptrend, maka pada saat downtrend posisi terbaiknya adalah SELL. Level resistance ini juga bisa kita jadikan patokan, kapan kita bisa open posisi sell. Level sell yang terbaik adalah yang sedekat mungkin dengan resistance. Selama resistance belum berhasil ditembus ke atas oleh harga, maka harga masih bisa terus turun.
Waspada jika harga berhasil menembus level resistance ini, karena jika hal tersebut terjadi maka hal tersebut merupakan indikasi awal berakhirnya masa downtrend tersebut